Tak Hanya Memimpin dari Kantor: Kadis Dukcapil Kayong Utara Kawal Langsung Jebol Pekan Ceria Simpang Hilir hingga 323 Warga Terlayani
Kayong Utara, 10 Mei 2026 — Hari kedua Jebol Pekan Ceria di Kecamatan Simpang Hilir berjalan tidak kalah sibuknya dari hari pertama. Aula Kantor Kecamatan Simpang Hilir kembali ramai didatangi warga yang ingin menuntaskan urusan dokumen kependudukan mereka pada Sabtu, 10 Mei 2026 — melanjutkan gelombang pelayanan yang sudah mengalir sejak Jumat, 9 Mei 2026.
Yang juga tidak berubah dari hari sebelumnya adalah kehadiran Kepala Dinas Dukcapil Kayong Utara, Ibu Aslinda, S.Hut., M.M. Untuk hari kedua berturut-turut, beliau hadir langsung di lokasi, mengawal jalannya pelayanan dan memastikan setiap warga yang datang mendapatkan layanan yang cepat, tepat, dan tanpa hambatan. Sebuah dedikasi yang tidak banyak dijumpai — seorang Kepala Dinas yang memilih berada di lapangan bersama tim dan warganya, bukan di belakang meja.
Hasil Hari Kedua: 123 Layanan Tambahan
Tim Disdukcapil Kayong Utara kembali bekerja penuh pada hari kedua ini. Berikut rincian layanan yang berhasil diselesaikan pada 10 Mei 2026:
| Jenis Layanan | Jumlah |
|---|---|
| Rekam KTP Elektronik | 9 orang |
| Cetak KTP Elektronik | 41 dokumen |
| Cetak Kartu Identitas Anak (KIA) | 13 dokumen |
| Cetak Kartu Keluarga (KK) | 24 dokumen |
| Cetak Akta Kelahiran | 13 dokumen |
| Cetak Akta Kematian | — |
| Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) | 23 akun |
| Total Hari Kedua | 123 layanan |
Akumulasi Dua Hari: 323 Warga Terlayani, Nol yang Pulang dengan Tangan Kosong
Jika digabungkan dengan 200 layanan yang diselesaikan pada hari pertama, Jebol Pekan Ceria di Kecamatan Simpang Hilir kini mencatatkan total akumulasi yang sangat berarti:
| Jenis Layanan | 9 Mei | 10 Mei | Total |
|---|---|---|---|
| Rekam KTP Elektronik | 8 | 9 | 17 |
| Cetak KTP Elektronik | 63 | 41 | 104 |
| Cetak KIA | 39 | 13 | 52 |
| Cetak KK | 47 | 24 | 71 |
| Cetak Akta Kelahiran | 20 | 13 | 33 |
| Cetak Akta Kematian | 1 | — | 1 |
| Aktivasi IKD | 22 | 23 | 45 |
| Total | 200 | 123 | 323 |
Tiga ratus dua puluh tiga layanan. Dalam dua hari. Di satu kecamatan.
Angka itu mencerminkan betapa besarnya kebutuhan masyarakat Simpang Hilir terhadap layanan adminduk yang mudah dijangkau — dan betapa tepatnya program Jebol Pekan Ceria menjawab kebutuhan tersebut. Setiap layanan yang tercatat dalam tabel di atas adalah satu urusan warga yang tuntas, satu kekhawatiran yang teratasi, satu dokumen penting yang kini sudah berada di tangan yang tepat.
Dokumen Kecil, Dampak Besar bagi Kehidupan
Di balik deretan angka tersebut, ada cerita-cerita nyata yang tidak terlihat dalam laporan manapun. Ada warga yang akhirnya bisa mendaftarkan diri ke layanan BPJS Kesehatan karena KTP-nya kini sudah tercetak dan datanya sudah valid. Ada anak yang kini resmi memiliki Kartu Identitas Anak — dokumen yang akan menemaninya mengakses berbagai layanan publik hingga ia dewasa. Ada kepala keluarga yang Kartu Keluarganya sudah diperbarui, sehingga seluruh anggota keluarga kini tercatat dengan benar dalam sistem kependudukan nasional.
Ada pula 45 warga yang kini sudah mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital — selangkah lebih siap memasuki era pelayanan publik berbasis digital yang terus berkembang. Dan ada 17 warga yang untuk pertama kalinya merekamkan data biometrik mereka, menjadikan keberadaan mereka resmi tercatat oleh negara.
Semua ini tidak akan terjadi jika pelayanan hanya menunggu warga datang ke kantor Disdukcapil di pusat kabupaten. Jebol Pekan Ceria hadir justru karena Disdukcapil Kayong Utara memahami bahwa tidak semua warga punya kemewahan waktu, biaya, dan akses untuk datang sendiri.
Dua Hari di Lapangan: Apresiasi untuk Kadis yang Tidak Beranjak
Kehadiran Ibu Aslinda, S.Hut., M.M. selama dua hari penuh di lokasi kegiatan patut mendapat catatan tersendiri. Dalam banyak program pemerintah, pimpinan hadir di hari pertama untuk pembukaan, lalu menyerahkan pelaksanaan sepenuhnya kepada tim. Namun di Jebol Pekan Ceria Simpang Hilir ini, Kepala Dinas memilih untuk tetap berada di lapangan hingga hari terakhir — mengawal, memantau, dan memastikan tidak ada warga yang pulang tanpa mendapatkan layanan yang dibutuhkannya.
Kehadiran seperti ini bukan hanya soal pengawasan teknis. Ia juga menjadi penyemangat nyata bagi seluruh tim petugas yang bekerja keras di lapangan selama dua hari penuh — sebuah bentuk kepemimpinan yang memimpin dengan kehadiran, bukan hanya dengan instruksi.
Jebol Pekan Ceria: Pelayanan yang Bergerak, Masyarakat yang Terbantu
Keberhasilan Jebol Pekan Ceria di Kecamatan Simpang Hilir selama dua hari ini menegaskan kembali mengapa program seperti ini penting dan harus terus dijalankan. Bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota — dengan segala keterbatasan akses dan mobilitas yang menyertainya — program jemput bola seperti ini bukan sekadar kemudahan, melainkan solusi nyata atas masalah nyata yang mereka hadapi sehari-hari.
Disdukcapil Kayong Utara berkomitmen untuk terus menghadirkan Jebol Pekan Ceria di berbagai kecamatan di Kabupaten Kayong Utara. Karena selama masih ada warga yang belum terlayani, selama masih ada dokumen yang belum terbit, dan selama masih ada jarak yang memisahkan warga dari layanan yang menjadi haknya — Disdukcapil Kayong Utara akan terus bergerak menghampiri mereka.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kayong Utara — Bergerak untuk Masyarakat, Hadir di Setiap Jengkal Kayong Utara.