Lima Sekolah Tuntas Terjangkau, KTP-el Goes to School Kini Sambangi MAN Kayong Utara
Kayong Utara, 23 Juli 2026 — Program Perekaman KTP Elektronik Goes to School yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kayong Utara terus bergulir tanpa henti. Pada Kamis, 23 Juli 2026, giliran Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kayong Utara yang menjadi lokasi pelaksanaan, menyusul empat sekolah sebelumnya yang telah lebih dulu dikunjungi dalam sepekan terakhir — SMA Negeri 2 Sukadana, SMK Al-Aqwam Sukadana, SMK Negeri 1 Sukadana, dan SMA Negeri 3 Sukadana.
Kehadiran tim Disdukcapil di MAN Kayong Utara hari ini menegaskan bahwa program jemput bola ini tidak pandang bulu terhadap jenis satuan pendidikan — baik sekolah umum, kejuruan, maupun madrasah, seluruhnya mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan perekaman KTP Elektronik langsung di lingkungan belajar mereka.
Konsistensi yang Tidak Mengenal Jeda
Rangkaian kunjungan ke lima sekolah dalam waktu yang berdekatan ini membuktikan bahwa Disdukcapil Kabupaten Kayong Utara benar-benar serius mengejar target peningkatan kepemilikan KTP Elektronik di kalangan pelajar usia pemula. Tidak ada jeda panjang antara satu sekolah dengan sekolah berikutnya — sebuah ritme kerja yang menunjukkan komitmen tinggi tim pelayanan untuk menjangkau sebanyak mungkin siswa dalam waktu yang seefisien mungkin.
Bagi siswa MAN Kayong Utara yang telah memenuhi syarat usia, kehadiran layanan ini berarti mereka tidak perlu lagi menunggu inisiatif pribadi atau dorongan dari orang tua untuk mengurus dokumen identitas kependudukan. Semua telah dihadirkan langsung ke sekolah, pada jam yang telah disesuaikan agar tidak mengganggu jadwal pembelajaran.
Jemput Bola: Layanan yang Menyesuaikan dengan Kehidupan Siswa
Prinsip dasar yang terus konsisten dijalankan dalam setiap pelaksanaan program Goes to School adalah memastikan proses perekaman berlangsung praktis dan efisien tanpa mengorbankan waktu belajar siswa. Di MAN Kayong Utara, pendekatan ini kembali diterapkan — siswa dapat melakukan perekaman data biometrik mereka tanpa harus meninggalkan lingkungan madrasah atau kehilangan waktu belajar yang berharga.
Pendekatan semacam ini menjawab persoalan nyata yang selama ini dihadapi para pelajar: keterbatasan waktu di luar jam sekolah, ketergantungan pada orang tua untuk mengantar ke kantor Disdukcapil, serta kecenderungan menunda urusan administratif di tengah padatnya kegiatan sekolah maupun kegiatan keagamaan yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.
Identitas Sah sebagai Bekal Menuju Masa Depan
Bagi siswa MAN yang tidak lama lagi akan menyelesaikan pendidikan menengah, kepemilikan KTP Elektronik yang sah menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. Disdukcapil Kabupaten Kayong Utara berkomitmen memastikan setiap warga negara memiliki identitas kependudukan yang sah sebagai dasar dalam memperoleh berbagai layanan publik — mulai dari pendaftaran perguruan tinggi maupun perguruan tinggi keagamaan, layanan kesehatan, akses perbankan, hingga berbagai hak administratif lainnya yang akan terus mereka perlukan dalam perjalanan hidup mereka ke depan.
Perekaman yang dilakukan sejak masa sekolah memberikan keuntungan teknis yang signifikan — data biometrik yang telah tersimpan dalam sistem akan mempermudah proses penerbitan KTP Elektronik begitu siswa genap berusia 17 tahun, tanpa perlu proses perekaman ulang yang memakan waktu.
Apresiasi untuk MAN Kayong Utara
Kelancaran pelaksanaan kegiatan hari ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak MAN Kayong Utara yang telah menyediakan tempat, waktu, dan koordinasi yang diperlukan sehingga proses perekaman dapat berjalan tertib dan efisien. Disdukcapil Kabupaten Kayong Utara menyampaikan terima kasih yang tulus atas kerja sama yang terjalin dengan baik dalam mendukung suksesnya program ini.
Keterbukaan pihak madrasah dalam menyambut program jemput bola semacam ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara instansi pemerintah dan satuan pendidikan — apa pun bentuk dan latar belakangnya — dapat berjalan harmonis demi kepentingan bersama, yakni memastikan generasi muda memiliki identitas kependudukan yang lengkap dan sah.
Lima Sekolah Terjangkau, Harapan untuk Terus Meluas
Dengan telah terlaksananya program ini di lima sekolah dalam waktu yang berdekatan, Disdukcapil Kabupaten Kayong Utara berharap semangat kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi satuan pendidikan di seluruh Kabupaten Kayong Utara. Semakin banyak sekolah yang menjadi mitra dalam program ini, semakin besar pula peluang seluruh pelajar Kayong Utara — dari sekolah umum, kejuruan, hingga madrasah — memiliki identitas kependudukan yang sah sebelum mereka menyelesaikan pendidikan.
Harapan ini sejalan dengan visi besar yang terus digaungkan Disdukcapil Kayong Utara: mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin dekat, mudah, dan membahagiakan bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.
Gratis, Tanpa Terkecuali
Sebagaimana seluruh jenis layanan administrasi kependudukan lainnya di Kabupaten Kayong Utara, perekaman KTP Elektronik melalui program Goes to School ini sepenuhnya tidak dipungut biaya alias gratis. Tidak ada satu rupiah pun yang perlu dikeluarkan oleh siswa maupun pihak madrasah dalam pelaksanaan kegiatan ini.
Selamat kepada seluruh siswa MAN Kayong Utara yang telah mengikuti perekaman hari ini — identitas resmi Anda sebagai warga negara kini semakin dekat untuk terwujud, menjadi bekal berharga bagi langkah-langkah besar yang akan Anda tempuh selepas menyelesaikan pendidikan.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kayong Utara — Melayani Generasi Muda, Mendekatkan Identitas ke Setiap Sekolah.