KTP-el Goes to School Berlanjut ke SMK Negeri 1 Sukadana, Rangkaian Jemput Bola Pelajar Terus Bergulir

Kayong Utara, 22 Juli 2026 — Rangkaian program Perekaman KTP Elektronik Goes to School yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kayong Utara kembali berlanjut. Setelah sebelumnya menyambangi SMA Negeri 2 Sukadana dan SMK Al-Aqwam Sukadana, kali ini tim Disdukcapil hadir di SMK Negeri 1 Sukadana pada Rabu, 22 Juli 2026, untuk melaksanakan perekaman data biometrik bagi para siswa yang telah memenuhi syarat usia.

Tiga sekolah dalam rentang waktu berdekatan — ini bukan kebetulan, melainkan bukti bahwa program jemput bola ini benar-benar dijalankan secara sistematis, bukan sekadar seremoni satu kali yang berhenti setelah dipublikasikan. Disdukcapil Kayong Utara terus bergerak, satu sekolah demi satu sekolah, memastikan pelayanan hadir lebih dekat, lebih cepat, dan lebih mudah dijangkau oleh para pelajar.


Menjangkau Lebih Banyak Sekolah, Menjangkau Lebih Banyak Generasi Muda

Konsistensi pelaksanaan program di berbagai sekolah menunjukkan komitmen nyata Disdukcapil Kayong Utara dalam menuntaskan target peningkatan kepemilikan KTP Elektronik di kalangan pelajar usia pemula. Setiap sekolah yang dikunjungi berarti semakin banyak siswa yang tidak perlu lagi menyisihkan waktu di luar jam belajar, tidak perlu lagi bergantung pada orang tua untuk mengantar ke kantor Disdukcapil, dan tidak perlu lagi menunda kepemilikan dokumen identitas yang sesungguhnya sangat mereka butuhkan.

Bagi siswa SMK Negeri 1 Sukadana yang tengah dipersiapkan menuju dunia kerja atau pendidikan lanjutan, momentum perekaman KTP Elektronik hari ini menjadi langkah penting yang tidak bisa dianggap sepele. Identitas kependudukan yang sah adalah salah satu syarat mendasar yang akan terus mereka butuhkan begitu menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah menengah kejuruan.


Praktis, Efisien, Tanpa Mengorbankan Waktu Belajar

Prinsip yang sama terus dipegang dalam setiap pelaksanaan program Goes to School: pelayanan harus hadir tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar. Dengan menghadirkan petugas dan peralatan perekaman langsung di lingkungan sekolah, siswa SMK Negeri 1 Sukadana yang telah memenuhi syarat usia dapat langsung melakukan perekaman data biometrik tanpa harus meninggalkan sekolah atau kehilangan waktu belajar mereka.

Pendekatan jemput bola semacam ini secara nyata menghapus berbagai hambatan yang selama ini sering dihadapi pelajar dalam mengurus dokumen kependudukan — mulai dari keterbatasan waktu, jarak ke kantor Disdukcapil, hingga kebutuhan akan pendampingan orang tua yang tidak selalu bisa disediakan di tengah kesibukan sehari-hari.


Identitas Resmi: Modal Awal Menuju Kemandirian

Sebagai sekolah kejuruan yang mempersiapkan lulusannya untuk siap kerja, SMK Negeri 1 Sukadana memiliki kepentingan yang sangat relevan terhadap program ini. Para siswa yang tidak lama lagi akan menghadapi dunia kerja, magang, atau bahkan merintis usaha mandiri membutuhkan identitas kependudukan yang sah sebagai syarat dasar dalam berbagai proses administratif yang akan mereka lalui.

Disdukcapil Kabupaten Kayong Utara berkomitmen memastikan setiap warga negara memiliki identitas kependudukan yang sah sebagai fondasi untuk mengakses berbagai layanan publik — baik itu pendidikan lanjutan, layanan kesehatan, akses perbankan, maupun berbagai hak administratif lainnya yang akan terus relevan sepanjang perjalanan hidup mereka. Perekaman yang dilakukan sejak masa sekolah ini adalah modal awal yang akan mempermudah setiap langkah mereka ke depan.


Apresiasi untuk SMK Negeri 1 Sukadana

Kelancaran pelaksanaan kegiatan hari ini tidak terlepas dari dukungan penuh pihak SMK Negeri 1 Sukadana yang telah menyediakan tempat, waktu, dan koordinasi yang diperlukan sehingga proses perekaman dapat berjalan tertib dan efisien. Disdukcapil Kabupaten Kayong Utara menyampaikan terima kasih yang tulus atas kerja sama yang terjalin dengan baik dalam mendukung suksesnya program ini.

Dukungan dari pihak sekolah menjadi salah satu kunci keberhasilan program jemput bola semacam ini. Tanpa keterbukaan dan kesediaan sekolah untuk menyediakan ruang dan waktu, pelayanan seperti ini akan sulit terlaksana dengan lancar dan menjangkau siswa secara maksimal.


Harapan agar Kolaborasi Terus Meluas

Disdukcapil Kabupaten Kayong Utara berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan SMK Negeri 1 Sukadana, serta sekolah-sekolah sebelumnya, dapat terus berlanjut dan meluas ke satuan pendidikan lain di seluruh Kabupaten Kayong Utara. Semakin banyak sekolah yang membuka diri menjadi mitra dalam program ini, semakin besar pula peluang seluruh pelajar Kayong Utara memiliki identitas kependudukan yang sah sebelum mereka menyelesaikan pendidikan.

Harapan ini sejalan dengan visi besar yang terus digaungkan Disdukcapil Kayong Utara: mewujudkan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin dekat, mudah, dan membahagiakan bagi seluruh masyarakat — termasuk generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan Kabupaten Kayong Utara.


Gratis, Tanpa Terkecuali

Sebagaimana seluruh jenis layanan administrasi kependudukan lainnya di Kabupaten Kayong Utara, perekaman KTP Elektronik melalui program Goes to School ini sepenuhnya tidak dipungut biaya alias gratis. Tidak ada satu rupiah pun yang perlu dikeluarkan oleh siswa maupun pihak sekolah dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Selamat kepada seluruh siswa SMK Negeri 1 Sukadana yang telah mengikuti perekaman hari ini — satu langkah lagi menuju kepemilikan identitas resmi yang akan menjadi bekal berharga dalam perjalanan hidup dan karier mereka ke depan.


Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kayong Utara — Melayani Generasi Muda, Mendekatkan Identitas ke Setiap Sekolah.