Kembali ke Pantai Pulau Datok, Dinas Dukcapil Kayong Utara Buktikan Gerakan ASRI Bukan Sekadar Kunjungan Sekali
Kayong Utara – Sepekan setelah pertama kali menginjakkan kaki di pasir Pantai Pulau Datok, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kayong Utara kembali hadir di lokasi yang sama. Jumat, 24 Juli 2026, seluruh pegawai dinas sekali lagi turun ke kawasan pantai ikonik tersebut untuk melanjutkan pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI — kampanye nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, demi terwujudnya lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.
Kehadiran yang berulang ini mengandung makna yang tidak ringan. Pantai adalah ruang yang tidak pernah selesai dijaga. Angin, ombak, dan arus manusia yang datang silih berganti membuat sampah dan kotoran selalu saja kembali. Itulah mengapa memilih untuk datang lagi — dan bukan berpindah ke lokasi lain yang lebih mudah atau lebih nyaman — adalah pernyataan yang lebih kuat dari sekadar aksi bersih-bersih biasa.
Para pegawai Dinas Dukcapil Kayong Utara kembali menyisir garis pantai, memungut sampah, dan membersihkan area yang menjadi tujuan wisata warga Kayong Utara maupun pengunjung dari luar daerah. Kegiatan berlangsung dengan semangat yang tak kalah dari pekan sebelumnya — bahkan kepastian untuk kembali hadir tampak justru menambah rasa memiliki terhadap tempat yang terus mereka rawat ini.
Bagi Pantai Pulau Datok sendiri, kehadiran rutin aparatur pemerintah membawa arti tersendiri. Kawasan wisata pesisir yang menjadi kebanggaan Kayong Utara ini membutuhkan perhatian yang konsisten, bukan hanya pada momentum tertentu. Dengan memilih pantai sebagai lokasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI secara berturut-turut, Dinas Dukcapil Kayong Utara secara tidak langsung menempatkan diri sebagai salah satu penjaga aktif aset wisata dan lingkungan hidup daerah.
Nilai-nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah yang menjadi ruh gerakan ini terasa semakin konkret ketika dipraktikkan di ruang publik yang nyata — di tempat yang dikunjungi anak-anak, keluarga, dan wisatawan setiap harinya. Dinas Dukcapil Kayong Utara memilih untuk mewujudkan nilai-nilai itu bukan di balik meja, melainkan langsung di tepi laut, di bawah terik pagi, dengan tangan yang tidak segan memegang kantong sampah.
Sebagai instansi yang sehari-hari melayani masyarakat, komitmen ini mengirimkan pesan sederhana namun kuat: bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari pelayanan itu sendiri — dan pantai yang bersih adalah hak masyarakat Kayong Utara yang layak untuk terus diperjuangkan.