Dukcapil Kayong Utara Hadirkan Layanan DUKCAPIL STORY dan PERAWAS di Desa Sutera dan Pangkalan Buton untuk Pelayanan Administrasi Kependudukan yang Inklusif

Kayong Utara — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kayong Utara kembali melaksanakan pelayanan jemput bola melalui program DUKCAPIL STORY (Dukcapil Support Team To Responsibility) dan PERAWAS (Pelayanan Prioritas bagi Warga Penyandang Disabilitas, ODGJ, Lansia, dan Ibu Hamil) pada tanggal 6 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sutera dan Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang inklusif, humanis, dan penuh tanggung jawab.

Pelayanan jemput bola ini bertujuan mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh warga mendapatkan hak atas dokumen kependudukan yang sah. Melalui pendekatan langsung ke desa, Disdukcapil Kayong Utara berupaya menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses, baik dari sisi jarak, kondisi fisik, maupun faktor sosial lainnya.

Program DUKCAPIL STORY menghadirkan tim khusus yang memberikan dukungan langsung kepada masyarakat dalam pengurusan berbagai dokumen administrasi kependudukan, seperti perekaman KTP-el, pembaruan Kartu Keluarga, serta layanan pencatatan sipil lainnya. Sementara itu, program PERAWAS menjadi layanan prioritas yang difokuskan kepada kelompok rentan, yaitu penyandang disabilitas, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), lanjut usia (lansia), dan ibu hamil, guna memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, dan tanpa hambatan.

Pelaksanaan kegiatan ini turut dibersamai langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kayong Utara, Aslinda, S.Hut., M.M. Kehadiran beliau menjadi wujud komitmen pimpinan dalam memastikan kualitas pelayanan publik berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa setiap warga negara berhak memiliki dokumen kependudukan yang sah sebagai dasar akses terhadap berbagai layanan publik. Oleh karena itu, pelayanan jemput bola menjadi strategi penting untuk meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan yang tertib dan akurat.

Masyarakat Desa Sutera dan Pangkalan Buton menyambut positif kegiatan ini karena memberikan kemudahan dalam pengurusan dokumen tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil. Selain efisien dari segi waktu dan biaya, pelayanan ini juga mencerminkan pendekatan pelayanan publik yang lebih dekat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui pelaksanaan DUKCAPIL STORY dan PERAWAS, Disdukcapil Kabupaten Kayong Utara terus berupaya menghadirkan inovasi pelayanan yang adaptif serta memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh identitas kependudukan.