Dari Kantor ke Tepi Laut, Dinas Dukcapil Kayong Utara Bawa Gerakan Indonesia ASRI ke Pantai Pulau Datok
Kayong Utara – Jumat, 17 Juli 2026, pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kayong Utara mengambil langkah yang berbeda dari sebelumnya. Kali ini, para pegawai tidak hanya bergerak di halaman kantornya sendiri — mereka membawa semangat kampanye nasional Presiden Prabowo Subianto itu keluar, menyusuri tepi Pantai Pulau Datok, salah satu ikon wisata pesisir kebanggaan Kabupaten Kayong Utara.
Perpindahan lokasi ini bukan sekadar variasi rutinitas. Ada pesan yang lebih dalam yang ingin disampaikan: bahwa tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan tidak berhenti di pagar kantor. Pantai Pulau Datok, dengan hamparan pasirnya yang membentang dan air lautnya yang jernih, adalah ruang milik semua orang — dan itulah yang menjadikan kehadirannya dalam gerakan ini terasa lebih bermakna.
Seluruh pegawai Dinas Dukcapil Kayong Utara terjun langsung ke area pantai, memungut sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai, membersihkan area yang kerap menjadi titik kunjungan wisatawan lokal maupun pendatang. Kegiatan berlangsung di bawah udara pagi yang segar, dengan deburan ombak sebagai latar — sebuah pengalaman yang jauh berbeda dari rutinitas perkantoran, namun justru semakin mempertegas esensi nilai-nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah yang diusung kampanye nasional ini.
Bagi warga yang melintas maupun wisatawan yang kebetulan hadir, pemandangan para aparatur sipil negara yang turun tangan membersihkan ruang publik tentu membawa pesan tersendiri — bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya kewajiban warga biasa, melainkan juga bagian dari tanggung jawab nyata pemerintah kepada masyarakatnya.
Dinas Dukcapil Kayong Utara memandang keikutsertaan dalam Gerakan Indonesia ASRI sebagai komitmen yang hidup dan bertumbuh — bukan ritual yang selesai begitu peserta bubar. Dengan memperluas jangkauan gerakan hingga ke kawasan publik seperti Pantai Pulau Datok, dinas ini menegaskan bahwa dukungan terhadap arahan Pemerintah Pusat bukan hanya soal kepatuhan administratif, melainkan soal ikut menjaga tempat-tempat yang berarti bagi masyarakat Kayong Utara.