Bantu Warga Urus Dokumen Kependudukan, Pemkab KKU Jebol Adukcapil

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara (KKU) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) KKU menyelenggarakan kegiatan rutin jemput bola (jebol) administrasi kependudukan dan pencatatan sipil (adukcapil) di Desa Lubuk Batu, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong.

Kegiatan ini berdasarkan PP No. 40 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan yang telah diubah dengan UU No. 24 Tahun 2013. Dokumen Kependudukan adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota yang mempunyai kekuatan hukum sebagai alat bukti autentik yang dihasilkan dari pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, meliputi biodata penduduk, kartu keluarga, KTP-el dan KIA, surat keterangan kependudukan, dan akta pencatatan sipil.

Mengenai hal itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kayong Utara, Aslinda mengatakan, kegiatan ini merupakan inovasi untuk mendekatkan pelayanan langsung ke spot-spot di desa dimana jangkauan warga yang tidak bisa menuju loket pelayanan di Dinas Dukcapil KKU.

“Untuk kegiatan jebol admindukcapil di Desa Lubuk Batu dilaksanakan dikarenakan memang akses warga menuju ke pusat layanan di kantor dukcapil cukup jauh dan memakan waktu, maka kita laksanakan jebol admindukcapil di Desa Lubuk Batu,” kata Aslinda, Jum’at (8/7/22).

Aslinda menilai, dengan hadir Dukcapil KKU langsung ke titik lokasi, sangat membantu warga untuk mengurus dokumen kependudukan.

“Rata-rata masyarakat Desa Lubuk Batu pekerjaan pokok bagi kepala keluarga adalah petani kebun sawit. Sehingga mereka sangat sulit untuk meluangkan waktu mengurus dokumen kependudukan,” kata dia.

Adapun kegiatan ini di laksanakan selama tiga hari dari tanggal 6 sampai 8 Juli 2022. Namun, karena kendala alat rusak pelaksanaan pun dihentikan pada hari kedua.

“Dikarenakan alat cetak Fargo KTP dan KIA rusak, kartu yang keluar tulisannya ganda dan ada yang hanya sebagian tulisan sebagian hanya tinta hitam. Akhirnya pelayanan jebol kami hentikan,” ungkap Aslinda.

“Sayang kalau kita cetak KTP atau KIA hasilnya rusak. Kerena kami akan menggunakan KTP el dan KIA semaksimal mungkin untuk menghindari cetak yang sia-sia,” timpalnya.

Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas peralatan dengan menyediakan peralatan yang memadai. Sehingga kedepannya pelayanan dukcapil berjalan lancar dan target nasional dapat terpenuhi.

“Yang terpenting adalah untuk mewujudkan pelayanan yang membahagiakan masyarakat, khususnya Kabupaten Kayong Utara,” ujar Aslinda.

Sumber : https://rkufm.com/bantu-warga-urus-dokumen-kependudukan-pemkab-kku-jebol-adukcapil